Keguguran Pada Anjing
Keguguran atau aborsi pada anjing merupakan suatu kondisi dimana anjing yang sedang bunting melahirkan anaknya tidak sesuai dengan waktu normal dan anak yang dilahirkan dalam kondisi mati karena disebabkan oleh beberapa faktor.
Penyebab penyakit :
- Infeksi bakteri (leptosprirosis, vibriosis, brucellosis, dll)
- Infeksi parasit (toxoplasmosis)
- Trauma fisik (jatuh, pukulan, dll)
- Stress
- Pengaruh hormonal yang tidak seimbang
- Genetik
Gejala klinis :
- Biasanya diawali dengan perdarahan yang keluar dari vaginanya
- Tiba – tiba anak anjing keluar dari rahim induknya sebelum waktu melahirkan
- Anak anjing keluar dalam kondisi mati
Diagnosa penyakit :
- Dilihat dari gejala klinis yang muncul
- Pemeriksaan fisik
- Pemeriksaan laboratorium (USG, x-ray)
Pencegahan dan perawatan :
- Sebelum anjing dikawinkan harus dilihat dulu silsilah induknya
- Perkawinan anjing sebaiknya harus satu ras (tidak boleh ras besar kawin dengan ras kecil)
- Anjing yang bunting harus dipelihara dengan baik (pakan, kandang, sanitasi, dan perlakuan)
- Anjing yang bunting tidak boleh dibawa exercise yang keras
- Anjing yang bunting tidak boleh diberi hormon yang menyebabkan kontraksi rahim
- Jika dalam USG telah diketahui anak anjing sudah mati di dalam rahim, sebaiknya dengan cepat dilakukan tindakan operasi caesar
- Untuk perwatan induknya lakukan penyuntikan antibiotik dan anti inflamasi untuk menahan berkembangnya infeksi dari anak anjing yang akan menular ke induknya
Penulis : drh. Yusni
Sumber : dari berbagai sumber
Tgl penulisan : 10 Juni 2014